Sejarah singkat mengenai Hard Disk Drive
Hard disk adalah salah satu komponen penting dalam komputer. Dia memiliki sejarah yang panjang dan menarik yang dimulai pada tahun 1950. Yang sangat menarik dari hard disk ini adalah mengenai bagaimana para insinyur perancang hard disk ini merancangnya dan mengembangkannya sehingga ia mengalami peningkatan yang sangat tajam dari tahun ke tahun baik ditinjau dari kapasitasnya, kecepatannya, kehandalannya ataupun konsumsi daya yang dipakai oleh hard disk itu sendiri.Berikut ini adalah gambar grafik peningkatan kemampuan hard disk dari tahun ke tahun.
Grafik di atas menunjukan evolusi dari hardisk IBM selama lebih dari 15 tahun. Beberapa dari faktor pembentuk (form factor) juga ditambahkan untuk menunjukkan kemajuan yang telah mereka capai terutama dalam kapasitasnya selama beberapa tahun dan juga proyeksi mengenai kapasitasnya di masa yang akan datang. Hard disk 250 GB pada Laptop dalam lima tahun, mungkinkah ? Berdasarkan sejarah perkembangan Hard disk, ada kemungkinan besar bahwa hal itu dapat terjadi. Perlu diketahui bahwa pada grafik di atas skalanya pada bagian kiri adalah logarima dan hard disk PC memiliki satu saja aktuator.
Hard disk ditemukan pada tahun 1950. hard disk ini pertama kali dibuat dalam sebuah cakram besar berukuran diameter lebih dari 20 inchi dengan kapasitas hanya sedikit megabyte. Mereka pada mulanya disebut dengan “Fixed Disks” atau “Winchesters” (sebuah nama kode barang yang populer digunakan pada produk IBM). Tidak lama kemudian mereka dikenal dengan nama “Hard Disks” untuk membedakan mereka dengan “Floppy Disks”. Hard disk terdiri dari sebuah plat keras yang mengandung bahan magnetik sebagai lawan dari film plastik fleksibel pada tape dan floppy. Pada tingkat yang sederhana, hard disk tidak berbeda dari tape kaset. Keduanya yakni hard disk dan tape kaset menggunakan teknik merekam magnetik yang sama. Hard disk dan tape kaset keduanya juga memiliki keuntungan yang sama yakni bahan magnetik mudah untuk ditulisi dan dihapus dan data yang disimpan tahan sampai bertahun-tahun..
Tetapi ada perbedaan besar antara hard disk dengan tape, antara lain :
• Bahan magnetik untuk merekam pada pita kaset dilapisi dengan lapisan tipis dari plastik. Pada hard disk , bahan magnetik untuk merekam dilapisi oleh cakram glass atau alumunium dengan presisi yang tinggi. Kemudian plat hard disk ini dihaluskan seperti cermin yang sangat halus dan rata.
• Dengan tape kita harus memajukan atau memundurkan gulungan pita untuk mencari data tertentu. Dan hal ini dapat memakan waktu selama beberapa menit untuk pita kaset yang panjang. Tetapi pada hard disk kamu bisa berpindah ke data yang diinginkan hampir secara langsung.
• Dalam tape kaset, head baca/tulis menyentuh pita secara langsung. Pada hard disk, head baca/tulis melayang di atas cakram, dan tidak pernah menyentuhnya sehingga tidak cepat aus.
• Pita pada pemutar kaset bergerak dengan kecepatan sekitar 2 inchi (5.08 cm) per detik. Piringan hard disk dapat berputar di bawah headnya dengan kecepatan sampai 3000 inchi per detik (sekitar 170 m/s atau 272 km/jam).
• Data pada hard disk disimpan dalam ukuran yang kecil sekali pada bahan magnetiknya. Ukuran ini dapat ditentukan oleh tingkat kepresisian dari piringan dan kecepatan putaran.
Ada dua cara untuk mengukur kinerja dari sebuah hard disk, yaitu :
- Data rate (kecepatan transfer data) , yakni banyaknya byte per sekon yang dapat dikirimkan ke CPU. Kecepatan standar biasanya antara 5 sampai 40 megabyte per sekon.
- Seek Time (Waktu cari), yakni jumlah selang waktu yang terjadi ketika CPU mulai meminta file sampai byte pertama dari file dikirim ke CPU. Waktu standar berkisar antara 10 sampai 20 milisekon.
Isi dan Bagian-Bagian Hard Disk
Hard disk tersusun atas komponen – komponen sebagai berikut :Cara terbaik untuk mengerti bagaimana hard disk berkerja adalah dengan melihat isi dari hard disk itu sendiri.
Ini adalah contoh sebuah Hard disk yang biasa dipakai :

Hard disk di atas dilapisi dengan kotak terbuat dari alumunium dengan Kontroller Elektronik yang dipasang di sisi yang lain. Pengendali elektronik ini mengendalikan mekanisme dari operasi baca/tulis dan juga motor yang memutar cakram. Pengendali elektronik juga menyusun atau menerjemahkan daerah magnetik dari drive menjadi byte-byte yang bisa dimengerti oleh CPU. Pengendali elektronik semuanya disimpan dalam suatu papan kecil yang berukuran seluas ukuran hard disk tersebut, seperti terlihat pada gambar berikut ini :

Dibawah dari papan tersebut terdapat hubungan dari motor yang memutar cakram, bagian difilter secara tinggi dan baik agar tekanan udara di dalam dan di luar bagian ini sama, seperti tampak gambar berikut :

Dengan membuka tutup dari drive ini kita akan melihat dalamnya yang sederhana tetapi memiliki tingkat ketelitian dan kepresisian yang tinggi, seperti pada gambar berikut :

Pada gambar di atas kita bisa melihat :
• Piringan-piringan, yang mana ia berputar pada kecepatan antara 3.600 atau 7.2000 rpm ketika drive ini sedang beroperasi. Piringan-piringan ini dibuat dengan toleransi yang sangat mengagumkan dan tampak seperti cermin yang bersih sekali seperti pada gambar di atas bayangan dari pemoto terlihat jelas sekali.
• Lengan yang menahan head baca/tulis dikendalikan dengan mekanisme gerakan dari pojok kiri atasm, dan dia dapat menggerakan head dari bagian yang luas ke bagian paling ujung dari drive. Mekanisme pergerakan lengan memiliki kecepatan sangat cepat dan kelincahan yang luar biasa.lengan dari jenis hard disk biasa dapat bergerak dari bagian yang luas ke ujung dan kembali lagi dalam waktu 50 kali per detik, ini adalah suatu hal yang sangat mengagumkan sekali untuk ditonton.
Kemudian untuk meningkatkan jumlah informasi yang dapat disimpan pada hard disk, maka sebagian besar hard disk mempunyai beberapa piringan-piringan yang disusun secara bertingkat. Drive pada contoh ini memiliki 3 piringan dan 6 head baca/tulis. Sebagaimana ditunjukkan pada gambar berikut :


Mekanisme yang menggerakkan lengan sebuah hard disk harus benar-benar cepat dan presisi. Dan ini bisa dibuat menggunakan motor linear kecepatan tinggi, seperti ditunjukkan pada gambar berikut :

Banyak dari drive menggunakan teknik “voice coil” (teknik yang sama yang digunakan untuk menggerakkan membran speaker pada pengeras suara ) untuk menggerakkan lengan dari hard disk.
Share This :



0 komentar